Rabu, 14 November 2012

Pelajaran Hari Ini : Semakin Takjub dg Ke-MahaHebatan Allah Menentukan Takdir Terbaik…:)

Pelajaran ini saya dapat dari sepenggal perjalanan kehidupan saya (dan istri yg kucinta…hehehe) hari ini. Hmmm…ya hanya sekilas peristiwa tapi sejuta makna. Ga lebay kan…bener ini mah. Malamnya kami memutuskan untuk jalan-jalan berkunjung ke (MPI) Majelis Percikan Iman asuhannya Ust Aam Amiruddin…dan lanjut berkunjung ke Pesantren Daarut Tauhid….Road Show dengerin Tausiah judulnya… Singkatnya pagi2 skitar jm 06.00 kami berangkat mnggunakan mobil (bertiga saja…plus yg diperut istriku).Ya selanjutnya begitulah perjalanan di kota Bandung…ga kalah macetnya…dan Allah pun Memiliki Kehendak. Ya…namanya klo nyetir trus macet agak-agak kesal juga…Tp bs dilalui dg santai saja. Sekira satu jam perjalanan dr Jatinangor sampailah kami di komplek Masjid Telkom tempat biasanya pengajian MPI berlangsung.Uppss….ko sepi ya??Usut punya usut, ternyata pada pekan tertentu MPI pindah ke Masjid Ukhuwwah jalan wastukencana….Lagi-lagi Allah punya Kehendak-Nya sendiri. Ok… setelah bermusyawarah kembali (plus ada oknum ketiga namanya Nugroho Adinegoro…yg ikut janjian juga), kami memutuskan utk lgsg mnuju Pesantren Daarut Tauhid. Alhamdulillah, dari MPI memang tidak jauh ke DT…jd ya skitar 10 menit perjalanan. Aktivitas lalu lalang di sekitar DT sdh mnyambut kami. Subhanallah sudah lama tak berkunjung ke DT… baru sadar ternyata rindu jg jaulah ke pesantren ini. Eitss…lihat ke sebelah kiri ada bangunan yg sedang di renovasi. Wahh…..ternyata masjid DT. Saya dan istri saling menatap dan melepas senyuman. Sekali lagi Allah tunjukan bahwa kami tak tahu apa2 ttg masa depan. Akhirnya, dari pada hanya sekedar numpang lewat. Kami memutuskan utk parkir di pesantren dan melihat-lihat lingkungan DT sambil berjalan kaki. Allah tak pernah tidur utk menolong para mu’min yang menolong agama-Nya. Ternyata pesantren ini senantiasa berkembang. Tidak lama setelah berkeliling kendaraan kami pun meluncur utk segera pulang. Kami merencanakan perkiraan waktu utk kembali krn sore harinya saya ada pekerjaan bersama kelompok tani binaan. Setelah sampai dirumah, baru saya sadar betapa Allah menetapkan Takdir yg paling baik bagi setiap hamba. Mungkin jk kami menjalankan sesuai apa yg kami rencanakan di awal, saya tdk terkejar utk mengerjakan perkejaan lainnya. Sedang pekerjaan itu adalah amanah. Dan Allah telah membuat kami bahagia karena pekerjaan yg lainnya pun dapat terselesaikan dengan baik. “…Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah Mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 216) Ahad, 29 Mei 2011 dari Bandung Yan Hidayatullah….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar